Senin, 28 Desember 2015

PRAKTIKUM KIMIA SPEKTROFOTOMETRI



LAPORAN PRAKTIKUM
KIMIA PERTANIAN



Oleh    :
Maratus Sholihah
NIM  A1D015073
Rombongan 13
Agroteknologi Reguler
Asisten : Muhamad Suryo Laksono









KEMENTERIAN RISET TEKNOLOGI DAN PERGURUAN TINGGI
UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
FAKULTAS PERTANIAN
PURWOKERTO
2015

LAPORAN PRAKTIKUM
KIMIA PERTANIAN
ACARA 3
SPEKTROFOTOMETRI






Oleh    :
Maratus Sholihah
NIM A1D015073
Agroteknologi Reguler
Asisten : Muhamad Suryo Laksono






KEMENTERIAN RISET TEKNOLOGI DAN PERGURUAN TINGGI
UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
FAKULTAS PERTANIAN
PURWOKERTO
2015


I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Spektrofotometri dapat dibayangkan sebagai suatu perpanjangan dan pemilihan visual mengenai pengabsorbsian energi cahaya oleh spesies kimia. Istilah spektrofotometri menyiratkan pengukuran absorbsi energi cahaya oleh suatu sistem kimia sebagai fungsi dari panjang gelombang radiasi.
Spektrometri UV-Vis adalah salah satu metoda analisis yang berdasarkan pada penurunan intensitas cahaya yang diserap oleh suatu media. Berdasarkan penurunan intensitas cahaya yang diserap oleh suatu media tergantung pada tebal tipisnya media dan konsentrasi warna spesies yang ada pada media tersebut. Spektrometri visible umumnya disebut kalori, oleh karena itu pembentukan warna pada metoda ini sangat menentukan ketelitian hasil yang diperoleh. Pembentukan warna dilakukan dengan cara penambahan pengompleks yang selektif terhadap unsur yang ditentukan.
Oleh karena itu, percobaan ini dilakukan agar praktikan dapat mengetahui cara menentukan konsentrasi larutan dengan spektrofotometer, serta mengetahui cara kerja dari spektrofotometer.

B. Tujuan
1.      Membuat kurva kalibrasi
2.      Menetapkan konsentrasi larutan CuSO4 secara spektrofotometri



II. TINJAUAN PUSTAKA
Spektrofotometri adalah suatu metode analisis yang berdasarkan pada pengukuran serapan sinar monokromatis oleh suatu lajur larutan berwarna pada panjang gelombang yang spesifik dengan menggunakan monokromator prisma atau kisi difraksi dan detector vacuum phototube atau tabung foton hampa. Alat yang digunakan adalah spektrofotometer, yaitu sutu alat yang digunakan untuk menentukan suatu senyawa baik secara kuantitatif maupun kualitatif dengan mengukur transmitan ataupun absorban dari suatu cuplikan sebagai fungsi dari konsentrasi. Spektrometer menghasilkan sinar dari spectrum dengan panjang gelombang tertentu dan fotometer adalah alat pengukur intensitas cahaya yang ditransmisikan atau diabsorbsi (Harjadi, 1990).
Spektrofotometer adalah alat untuk mengukur transmitan atau absorban suatu sampel sebagai fungsi panjang gelombang. Sedangkan pengukuran menggunakan spektrofotometer ini, metoda yang digunakan sering disebut dengan spektrofotometri (Basset, 1994).
Spektrofotometri menyiratkan pengukuran jauhnya penyerapan energi cahaya oleh suatu sistem kimia itu sebagai suatu fungsi dari panjang gelombang radiasi, demikian pula pengukuran penyerapan yang menyendiri pada suatu panjang gelombang tertentu (Underwood, 1990).
Spektrofotometri ini hanya terjadi bila terjadi perpindahan elektron dari tingkat energi yang rendah ke tingkat energi yang lebih tinggi. Perpindahan elektron tidak diikuti oleh perubahan arah spin, hal ini dikenal dengan sebutan tereksitasi singlet (Khopkar, 2002).
Spektrometer menghasilkan sinar dari spectrum dengan panjang gelombang tertentu dan fotometer adalah alat pengukur intensitas cahaya yang ditransmisikan atau diabsorbsi. Kelebihan spectrometer dibandingkan fotometer adalah panjang gelombang dari sinar putih dapat lebih terseleksi dan ini ndiperoleh dengan alat pengurai seperti prisma, grating, atau celah optis. Pada fotometer filter berbagai filter dari berbagai warna yang mempunyai spesifikasi melewatkan trayek panjang gelombang tertentu. Pada fotometer filter tidak mungkin diperoleh panjang gelombang yang benar-benar monokromatis, melainkan suatu trayek panjang gelombang 30-40 nm. Sedangkan pada spektrofotometer, pnjang gelombang yang benar-benar terseleksi dapatdiperoleh dengan bantuan alat pengurai cahaya seperti prisma. Suatu spektrofotometer tersusun dari sumber spektrum tampak yang kontinyu, monokromator, sel pengabsorbsi untuk larutan sampel atau blanko dan suatu alat untuk mengukur perbedaan absorbsi antara sampel dan blanko ataupun pembanding. Pengertian spektrofotometri lebih spesifik atau pengertiannya lebih sempit karena ditunjukan pada interaksi antara materi dengan cahaya (baik yang dilihat maupun tidak terlihat), sedangkan pengertian spektroskopi lebih luas misalnya cahaya maupun medan magnet termasuk gelombang elektromagnetik ( Eka, 2007 ).
Spektrometri molekular (baik kualitatif dan kuantitatif) bisa dilaksanakan di daerah sinar tampak, sama halnya seperti di daerah yang sinar ultraviolet dan daerah sinar inframerah. Spektrofotometri dapat dianggap sebagai perluasan suatu pemeriksaan visual dengan studi yang lebih mendalam dari absorbsi energi. Absorbsi radiasi oleh suatu sampel diukur pada berbagai panjang gelombangdan dialirkan oleh suatu perkam untuk menghasilkan spektrum tertentu yang khas untuk komponen yang berbeda (Martalius, 2005 ).
Prinsip penentuan spektrofotometer UV-Vis adalah aplikasi dari Hukum Lambert-Beer, yaitu:
A = – log T = – log It / I0 = ε . b . C
Dimana:          
A = Absorbansi dari sampel yang akan diukur
T = Transmitansi
I0 = Intensitas sinar masuk
It = Intensitas sinar yang diteruskan
ε = Serapan molar
b = Tebal kuvet yang digunakan
C = Konsentrasi dari sampel(Sanny,2010).
Spektrofotometer dibagi menjadi dua jenis, yaitu single-beam dan double-beam. Pada spektrofotometer single-beam, cahaya hanya melewati satu arah sehingga nilai yang diperoleh hanya nilai absorbansi dari larutan yang dimasukkan. Sedangkan spektrofotometer double-beam, nilai blanko dapat diukur bersamaan dengan larutan yang diinginkan dalam satu kali proses yang sama (Tin Yunis, 2010).
Spektroskop adalah alat untuk mengurai cahaya yang sangat erat kaitannya dengan sifat fisis sumber cahaya tersebut. Radiasi elektromagnetik dapat digunakan untuk menyelidiki sifat dari suatu zat serta mengetahui jumlah zat pada sampel. Semua jenis spektrometer merupakan alat ukur ‘optikelektronik’ yang fungsi kerjanya merupakn gabungan dri dua bidang ilmu yaitu optik dan elektronik (Etik, 2009).

III. METODE PRAKTIKUM
A.    Alat dan Bahan
Alat- alat yang dibutuhkan pada praktikum ini adalah sebagai berikut : tabung reaksi, filler, pipet, dan spektrofotometer.
Bahan yang digunakan yaitu : larutan CuSO4, dan aquades.
B. Prosedur Kerja
1.      Larutan CuSO4 1 M diencerkan menjadi 0,02 M, 0,04 M, 0,06 M, 0,08 M
2.      Cara pengenceran dengan rumus V1.M1=V2.M2
Untuk CuSO4 0,02 M
V1 . MI = V2 . M2
V1 . 1    = 10 . 0,02
V1         = 0,2 ml
Jadi, untuk membuat larutan 0,02 M CuSO4 dipipet 0,2 ml Larutan CuSO4 1 M diencerkan dengan aquades sampai volume 10 ml. Untuk konsentrasi 0,04 M dipipet 0,4 ml Larutan CuSO4 1 M diencerkan dengan aquades sampai volume 10 ml. Untuk konsentrasi 0,06 M dipipet 0,6 ml Larutan CuSO4 1 M diencerkan dengan aquades sampai volume 10 ml. Untuk konsentrasi 0,08 M dipipet 0,8 ml Larutan CuSO4 1 M diencerkan dengan aquades sampai volume 10 ml.
3.      Absorbans masing-masing larutan baku diukur dengan spektrofotometer pada panjang gelombang sekitar 600 nm
4.      Hubugan antara konsentrasi CuSO4 dibuat kurva kalibrasi
5.      Absorbans larutan sampel diukur
6.      Absorbans sampel dimasukkan dalam persamaan regresi sehingga diperoleh konsentrasi sampel.

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Praktikum
Konsentrasi (x)
Transmitansi (%)
Absorbansi (y)
0
0,02
0,04
0,06
0,08
Sampel
100
95
93
88
84
89
0
0,022
0,031
0,055
0,075
0,05

x
y
x2
Xy
0

Y = log 1/T = 0
0

0

0,02

Y = log 1/T  = 0,022
0,004

0,00044

0,04

Y = log1/T  = 0,031
0,016

0,00124

0,06

Y = log 1/T  = 0,055
0,036

0,0033

0,08

Y = log 1/T  = 0,075
0,064

0,006

Sampel
Y = log 1/T  = 0,05


0,233
0,012
0,01098

        
y = bX
0,05 = 1,0928 X
X= 0,045
Kurva Kalibrasi

 
 
      B. Pembahasan
Spektrofotometri adalah suatu metode analisis yang berdasarkan pada pengukuran serapan sinar monokromatis oleh suatu lajur larutan berwarna pada panjang gelombang yang spesifik dengan menggunakan monokromator prisma atau kisi difraksi dan detector vacuum phototube atau tabung foton hampa.  Alat yang digunakan adalah spektrofotometer, yaitu sutu alat yang digunakan untuk menentukan suatu senyawa baik secara kuantitatif maupun kualitatif dengan mengukur transmitan ataupun absorban dari suatu cuplikan sebagai fungsi dari konsentrasi. Pada titrasi spektrofotometri, sinar yang digunakan merupakan satu berkas yang panjangnya tidak berbeda banyak antara satu dengan yang lainnya, sedangkan dalam kalorimetri perbedaan panjang gelombang dapat lebih besar. Dalam hubungan ini dapat disebut juga spektrofotometri adsorpsi atomic (Harjadi, 1990).
Cara kerja spektrofotometer dimulai dengan dihasilkannya cahaya monokromatik dari sumber sinar. Cahaya tersebut kemudian menuju ke kuvet (tempat sampel/sel). Banyaknya cahaya yang diteruskan maupun yang diserap oleh larutan akan dibaca oleh detektor yang kemudian menyampaikan ke layar pembaca (Sastrohamidjojo, 1992).
Spektrofotometri dapat digunakan untuk menganalisis konsentrasi suatu zat di dalam larutan berdasarkan absorbansi terhadap warna dari larutan pada panjang gelombang tertentu. Metode spektrofotometri memerlukan larutan standar yang telah diketahui konsentrasinya. Larutan standarnya terdiri dari  beberapa tingkat konsentrasi mulai yang rendah sampai konsentrasi tinggi (Khopkar,2002).
Pada percobaan acara 3 “spektrofotometri”, bahan yang digunakan yaitu CuSO4 yang diencerkan dengan aquades. Bahan yang digunakan kelompok kami dengan konsentrasi yaitu 0,02; 0,04; 0,06; dan 0,08 . Hasil data kami masukkan dalam persamaan garis regresi (linier) yaitu y = a + bx. Nilai a disini sangat kecil sehingga kami konstankan yaitu sama dengan 0 dan nilai b yaitu 1,0928, sehingga menggunakan rumus A = – log T.
Sesuai dengan Prinsip penentuan spektrofotometer UV-Vis aplikasi dari Hukum Lambert-Beer, yaitu:
A = – log T = – log It / I0 = ε . b . C
Dimana:          
A = Absorbansi dari sampel yang akan diukur
T = Transmitansi
I0 = Intensitas sinar masuk
It = Intensitas sinar yang diteruskan
ε = Serapan molar
b = Tebal kuvet yang digunakan
C = Konsentrasi dari sampel (Sanny,2010).
Untuk konsentrasi 0,02 didapat nilai absorbans melalui rumus Y = log1/0,95 = 0,022; Untuk konsentrasi 0,04 didapat nilai absorbans melalui rumus Y = log1/0,93 = 0,031; Untuk konsentrasi 0,06 didapat nilai absorbans melalui rumus Y = log1/0,88 = 0,055;  Untuk konsentrasi 0,08 didapat nilai absorbans  melalui rumus Y = log1/0,84 = 0,075.
Bahan yang belum diketahui konsentrasi y memiliki absorbansi 0,05. Konsentrasi bisa didapat melalui rumus y = bX dimana b =  , maka konsentrasi yang didapat yaitu 0,045.
                     
y = bX
0,05 = 1,0928 X
X= 0,045
Larutan standar dibuat dengan maksud untuk membuat kurva standar atau kurva kalibrasi sehingga nanti akan diperoleh panjang gelombang maksimum dari larutan standar tersebut. Kenapa panjang gelombang maksimum yang dipilih, hal ini karena di sekitar panjang gelombang maksimum tersebut, bentuk kurva serapan adalah datar sehingga hukum Lambert-Beer akan terpenuhi dengan baik dehingga kesalahan yang ditimbulkan panjang gelombang maksimum dapat diperkecil. Larutan mengnhasilkan warna komplementer yang dapat menyerap cahaya. Warna-warna ini ditimbulkan oleh adanya panjang gelombang yang dimiliki larutan tersebut. Setiap warna memiliki panjang gelombang yang berbeda-beda dengan interval tertentu (Skogg, 1965).

V. KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
1.      Spektrofotometri adalah metode pengukuran dalam analisis kimia kuantitatif berdasarkan hukum Lambert-Beer, yang menyatakan bahwa jumlah sinar yang diserap atau diteruskan oleh suatu larutan merupakan fungsi eksponensial dari konsentrasi larutan dan tebal larutan yang dilalui sinar tersebut.
2.      Kurva kalibrasi adalah kurva yang menunjukkan hubungan linier antara konsentrasi larutan dengan absorbansi.

A.    Saran
1.      Praktikan supaya memperhatikan penjelasan asisten praktikum dengan baik agar tidak terjadi kesalahan saat praktikum berlangsung.
2.      Dalam menghitung hasil praktikum praktikan supaya lebih teliti, agar hasil yang didapat benar-benar sesuai.
 
DAFTAR PUSTAKA
Basset, J. 1994. Kimia Analisis Kuantitatif Anorganik. EGC: Jakarta
Eka. 2007. Metode Analisa Kimia-Spektrofotometri. Gramedia: Jakarta.
Harjadi. 1990. Ilmu Kimia Analitik Dasar. PT. Gramedia: Jakarta.
Hartiwi, Etik. Trihandaru S. 2009. Pengukuran Spektrum Klorofil Daun Suji Menggunakan Spektrometer Sederhana. Jurnal Fakultas Sains dan Matematika UKSW Salatiga Vol.4, No.3  Juni 2009. Hal 622-631
Khopkar, S. M. 2002. Konsep Dasar Kimia Analitik. Universitas Indonesia : Jakarta.
Martalius dan Hafnimardiyanti. 2009. Penuntun Praktikum Instrumen Analisis I.
            ATIP : Padang.
Sastrohamidjojo, H. 1992. Spektroskopi Inframerah. Liberty Yogyakarta: Yogyakarta.
Skogg. 1965. Analytical Chemistry. Sounders College : Florida.
Susanti, Sanny. 2010. Penetapan Kadar Formaldehid Pada Tahu Yang Dijual Di Pasar Ciputat Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis Disertai Kolorimetri Menggunakan Pereaksi NASH. Skripsi. Prodi Farmasi Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.
Underwood, A. L. 1990. Analisis Kimia Kiantitatif Edisi ke Enam. Erlangga : Jakarta.
Yunis, T M. Tirono M. 2010. Perancangan dan Pembuatan Alat Ukur Kadar Krom Dalam Air dengan Menggunakan Prinsip Spektroskopi Serapan Atom. Jurnal Neutrino Jurusan Fisika UIN Maulana Malik Ibrahim Malang  Vol.3, No.1 Oktober 2010. Hal 77-93.
 
BIODATA


Nama               : Maratus Sholihah
Nim                 : A1D015073
Prodi               : Agroteknologi Reguler
Alamat Asal    : Modinan, Drono, Ngawen, Klaten
Alamat Kos     : Jl Jatisari Gg Cendana, Sumampir, Purwokerto Utara
TTL                 : Klaten, 17 Maret 1997
Hp                   : 087734702670
Motto              : Manfaatin satu kesempatan hidup untuk mencari sukses dunia akhirat!






 
 




Rabu, 25 Maret 2015

CONTOH REVIEW TEXT
REVIEWER    :
MARATUS SHOLIHAH
( 21 / XII IPA 2 )
 SMANSAKAR KLATEN
 
    =  5 cm an UNIQUE NOVEL =
An unique Indonesian novel, “5 cm” is the first novel by Donny Dhirghantoro. This novel published in 2005 by PT.GRASINDO. With thickness about 381 pages, this unique book tell us about friendship and nasionalism.
The story started  with the inform about each characters. The main characters of this novel are Genta, Riana, Zafran, Arial, and Ian. They are bestfriends. These characters had been bestfriends about 7 years. And one day, they got boring. So they decided that they have to separate about 3 months. The Idea about nasionalism inserted by the writer at the climax of the story when they back together after 3 months. The first meet after separate, they decide to hiking ‘Mahameru’ and celebrate the Independence’s Day at the top of the mount.
Actually I know that many people confused and repeatedly ask, why it called “5 cm”. The answer is simple enough, 5 cm is a distance we have to put our dreams in front of our eyes. So that, we always see it and be determined to chase it. That is a big value of the story.
This novel will make you get many insight, because every phases of the plot in the story inserted by wise advice which make you enjoy to read it. The language which used by the writer very simple and understanding. Because the writer use daily language especially teenage language.
About the theme, most of us have understood that nasionalism was a crucial thing. But, this book make me so proud about this country, Indonesian. Because, the idea about nasionalism inserted by the writer perfectly in phases at the climax of the story. So, we can understand easily.
Story book like novel is a simple thing. But, the good theme, the quality of the characters, the dramatical plot, the choosen languege, the presentation, and the moral value of the story make the “5 cm” novel be a unique thing to read.






nb:
tugas ini dikumpulkan : 01-02-2015
:-)

Kamis, 12 Februari 2015

IMLEK Gong Xi Fa Cai

Bangsa Han dan Umat Ru Jiao merayakan hari-hari besar keagamaan yang memiliki berbagai nilai spiritual maupun berbagai tradisi budaya luhur yang telah berusia 5000 tahun, misalnya Tahun Baru Imlek, Cheng Beng (Qing Ming), Twan yang / bacang, Perayaan Kue Bulan. Di antara itu semua perayaan, Tahun Baru Imlek yang paling meriah. Berbagai aneka pernak-pernik unik yang memiliki makna di antaranya adalah 
Angpau
Kalau diterjemahkan, angpau berarti amplop merah. Warna merah adalah warna yang dipercaya dapat menangkal pengaruh jahat. Oleh karena itu hadiah uang tahun baru pun dimasukkan ke dalam angpau (dialek Hokkian) atau Hongbao (bhs.Han). di atas angpau biasanya dituliskan aksara-aksara keberuntungan. Angpau diberikan mereka yang lebih tua kepada saudara yang belum menikah atau kepada yang dituakan, seperti kakek dan nenek. Bagi yang memberikan, angpau merupakan simbol berbagi rejeki. Bagi yang menerima, angpau dilambangkan sebagai pembawa kebahagiaan untuk satu tahun ke depan.
Pohon Mei Hua
Mei artinya cantik dan hwa artinya bunga, jadi mei hwa bunga yang cantik. Karena kecantikannya, bunga asli dari Tiongkok ini dijadikan sebagai bunga nasional Tiongkok.  Ciri khas lain pada perayaan Imlek adalah bunga mei hua. Warnanya cantik, yaitu merah muda dengan sedikit keputih-putihan. Biasanya keluarga menghias pohon mei hua dengan angpau, lampion kecil, dan aksesoris berwarna emas. Pohon mei hua melambangkan keuletan, kebahagiaan dan kesejahteraan. Oleh karena itu, orang percaya ketika bunga mei hwa mekar, harapan, kehidupan dan keberuntungan baru akan muncul.
Legenda Mei Hwa dimulai dari kisah, kakak beradik Da Jui (mulut besar) dan Da Shou (tangan besar) memiliki sifat bertolak belakang. Da Jui berusaha untuk menguasai harta sang adik dengan cara  mengusirnya.
Da Jui yang pemalas dan serakah memberikan sang adik bagian yang sedikit dengan 3 rumah sederhana, 10 hektar sawah tandus, seekor anjing dan kambing. Karena malas, harta Da Jui menipis hingga menjual keledai dan kudanya untuk membeli makanan.
Berbeda dengan Da Shou yang terus bekerja keras dengan dibantu anjing dan kambingnya mengerjakan sawah dengan tekun. Hasilnya Da Shou memiliki hasil yang berlimpah dan cukup cadangan makanan untuk melewati musim dingin.
Akibatnya Da Jui iri dan berniat untuk membunuh anjing dan kambing adiknya dengan cara menaburkan racun ke dalam makanannya. Mendapati kambing dan anjingnya mati, Da Shou kemudian berduka dan menguburkan kedua hewan itu di halaman belakang rumah mereka.
Saat memasuki musim semi tahun kedua, di atas makam tersebut tumbuh dua batang pohon kecil. Salah satu pohon tersebut menghasilkan emas, sedangkan yang lain menghasilkan perak. Sejak saat itu Da Shou menjadi makmur. Dari legenda itu masyarakat Tionghoa berupaya meneladaninya dengan memajang pohon mei hwa setiap perayaan Tahun Baru Imlek.
Kue Keranjang
Kue berwarna cokelat bulat ini dibuat dari tepung ketan dan gula. Disebut kue keranjang karena dibuat dalam cetakan berbentuk keranjang. Bentuk bulat dari kue ini memiliki arti agar keluarga yang menikmati hidangan kue keranjang bisa hidup bersama, penuh tekad dan rukun selalu dalam satu tahun mendatang.



Lampion
Lampion merupakan simbol kebahagiaan dan pengharapan karena itu setiap penggantian tahun mereka akan mengganti lampionnya dengan yang baru.
Tidak diketahui dengan pasti kapan dan bagaimana lampion mulai digunakan. Sebuah sumber menyebutkan penggunaan lampion telah ada sejak sekitar tahun 250 sebelum masehi sebagai alternatif penerangan yang lebih baik. Sumber lain menyebutkan, lampion digunakan untuk keperluan spiritual dan militer. Pahlawan perang Zhu Geliang disebutkan menggunakan lampion terbang untuk memberi tahu datangnya musuh .
Pada periode Dinasti Tang (618-907 M), lampion telah menjadi bagian dari budaya Tiongkok dan digunakan pada berbagai kesempatan.
Dewasa ini festival lampion telah menjadi tradisi di sejumlah tempat dikenal sebagai Festival Yuanxiao atau Shangyuan di Tiongkok, Festival Cap Go Meh di Indonesia, Malaysia dan Singapura. Festival Yuen Siu di Hongkong serta Festival Tet Nguyen Tieu di Vietnam. Festival ini dilangsungkan pada hari ke 15 bulan pertama kalender Imlek atau hari terakhir perayaan Tahun Baru Imlek.
Tradisi memajang lampion di rumah-rumah, tempat umum seperti jalan, lorong atau taman sebagai simbol kebahagiaan.
Kehadiran lampion yang terbuat dari kertas dimulai sejak Tiongkok menemukan teknik pembuatan kertas oleh Cailun pada zaman Dinasti Han Timur.
Pada zaman Zhu Yuan Zhang, kaisar pertama sekaligus pendiri Dinasti Ming, yang menaklukan Nanjing pada tahun 1356 dan menjadikannya sebagai ibukota. Pada bulan pertama tahun 1372, ia memerintahkan memasang lebih dari 10 ribu lampion di atas sungai Qinghuai, sebagai penghormatan kepada prajurit dan warga yang tewas dalam perang. Hal tersebut menjadi awal mulai tradisi pertunjukan lampion di sungai buatan sepanjang 10 km tersebut.
Selain itu, konon pada zaman kuno di Tiongkok, setiap tahun pada permulaan tahun ajaran pada bulan 1 Imlek, sekolah-sekolah biasanya digantungi lampion-lampion yang disumbang oleh orangtua murid dan secara simblik dinyalakan oleh kepala sekolah atau guru. Hal ini mempunyai simbol agar murid-murid memiliki masa depan yang cerah sepanjang hidupnya.
Barongsai
Barongsai sering disalah artikan oleh orang awam. Kerap kali orang menganggap barongsai itu sama dengan tarian naga, padahal sebenarnya sangat berbeda, dari jumlah orang yang memainkannya saja sudah jelas. Di utara Tiongkok Barongsai biasanya ditarikan oleh 2 orang sedangkan di selatan oleh 3 orang. Para penari biasanya adalah para pelatih kungfu. Diiringi bunyi gendang dan tambur, seorang di antaranya memegang bola sutera atau alat lain untuk memadu tarian singa barongsai. Barongsai yang mirip singa itu melakukan bermacam atraksi, seperti menggaruk-garuk badannya, telinganya, melompat-lompat serta berguling-guling. Di selatan bahkan ada atraksi melompat tinggi. Sang barongsai dapat melompat sampai 2 atau 3 lantai tingginya, sambil mencaplok angpau yang digantungkan dari ujung sebatang galah.
Konon tarian barongsai berawal dari zaman Sam Kok alias Tiga Kerajaan. Di zaman dinasti Selatan Utara (Nan Bei), barongsai sudah popular. Kala itu pasukan dari Raja Song Wen Di kewalahan berperang dengan pasukan gajah dari Raja Fan Yang dari negeri Lin Yi. Seorang panglima perang Song bernama Zhong Que berkata: “Semua hewan takut pada singa, kalau begitu mengapa tidak kita coba menggunakan singa tiruan menghadapi mereka?” Lalu para prajurit diperintahkan meniru singa, lalu di medan laga digali lubang jebakan yang cukup lebar dan dalam. Ketika singa-singa tiruan itu berjalan menerkam pasukan gajah, para gajah yang ketakutan lari tunggang-langgang, satu per satu jatuh ke dalam parit jebakan yang telah dibuat. Hasilnya pasukan Song menang besar. Sejak itu tarian barongsai melegenda di masyarakat.
Di Tiongkok, tarian barongsai yang sangat terkenal bersal dari Kota Foshan, Propinsi Gungzhou. Konon di masa awal dinasti Ming di Foshan terdapat makhluk aneh yang sering melukai manusia maupun hewan ternak. Maka para petani membuat topeng singa dari kerangka bamboo dan kain yang diwarnai. Ketika makhluk aneh itu muncul, genderang dan tambur dibunyikan dan penari barongsai muncul membuat makhluk aneh terkejut dan kabur. Selanjutnya setiap tahun baru Imlek masyarakat pun memainkan barongsai untuk mengusir makhluk jahat atau siluman dan memohon keselamatan dan kesejahteraan.
Petasan
Petasan memiliki simbol yang dikaitkan dengan cerita rakyat yang berkembang pada waktu itu. Berdasarkan sejarah, Imlek digunakan oleh para petani untuk menyambut musim semi. Namun, pada saat musim semi itu konon datang binatang buas yang disebut nian dari gunung atau laut yang sering mengganggu manusia. Cerita lain menyebutkan makhluk tersebut dengan nama makhluk gunung. Makhluk gunung dipercaya tinggal di atas rumpun pohon bamboo dan hidup berkelompok dengan ciri fisik bertubuh pendek dan memiliki satu kaki. Selain memiliki wujud yang menakutkan, makhluk tersebut sering merebut hasil tanam para penduduk desa di sekitarnya. Untuk membuatnya takut dan pergi menjauh, para penduduk akhirnya membuat suara-suara keras dan mengejutkan. Berdasarkan legenda tersebut, masyarakat Tionghoa percaya bahwa setiap hari menjelang pergantian tahun akan muncul binatang buas yang memangsa apa saja. Dengan menyalakan petasan, tahun yang akan datang diharapkan bebas dari aura negatif dan jahat.

Selasa, 22 Oktober 2013

Lyric and Chord Guitar Jason Mraz - I'm Yours

INTRO: G, D, Em, C




G 
Well you done done me and I swear that you felt it,
D
tried to be chill but you're so hot that I melted
EM                                     C
I fell right through the cracks, now I'm trying to get back



G
Before the cool done run out I'll be giving it my bestest
D
And nothing's going to stop me but divine intervention
EM                             C
I reckon it's again my turn to win some or learn some



G                  D          Em
But I won't hesitate no more, no more
         C
It cannot wait, I'm yours



G                                    D
Well open up your mind and see like me
                                  Em
Open up your plans and then you're free
                                    C
Look into your heart and you'll find love love love love



G                                                    D
Listen to the music of the moment people, dance and sing
                  Em
We're just one big family
                                      C
And it's our God-forsaken right to be loved loved loved loved loved


G                D                Em
So I won't hesitate no more, no more
            C
It cannot wait, I'm sure
G                              D
There's no need to complicate, our time is short
EM                C
This is our fate, I'm yours




G              D
D-D-do do you, but do you, D-D-do
EM
But do you want to come on
                     C
Scooch on over closer dear

And I will nibble your ear


G
I've been spending way too long checking my tongue in the mirror
D
And bending over backwards just to try to see it clearer
Em
But my breath fogged up the glass
C
And so I drew a new face and I laughed




G
I guess what I be saying is there ain't no better reason
D
To rid yourself of vanities and just go with the seasons
Em                      C
It's what we aim to do, our name is our virtue


 G               D           Em
But I won't hesitate no more, no more
               C
It cannot wait, I'm yours


G                              D
Open up your mind and see like me
                                 Em
Open up your plans and man you're free
                                     C
Look into your heart and you'll find that the sky is yours




G                          D
There's no need to complicate
                   Em
'Cause our time is short
            C
this is our fate

I'm yours